ADAPTASI MORFOLOGI

ADAPTASI MORFOLOGI

ADAPTASI MORFOLOGI

ADAPTASI MORFOLOGI
ADAPTASI MORFOLOGI

Banyak makhluk hidup yang menyesuaikan diri

Terhadap lingkungan dengan cara menyesuaikan bentuk tubuhnya terhadap lingkunganbpenyesuaian inilah yang kemudian dikenal dengan istilah Adaptasi Morfologi

  • Adaptasi morfologi adalah penyesuaian bentuk tubuh.
  • Struktur tubuh. atau alat-alat tubuh organisme terhadap lingkungannya.,
  • Dilakukan oleh mahkluk hidup karena perubahan yang terjadi merupakan perubahan bentuk luar.

Bentuk Gigi secara khusus

  • Gigi hewan karnivora atau pemakan daging beradaptasi menjadi empat gigi taring besar dan runcing untuk menangkap mangsa, serta gigi geraham dengan ujung pemotong yang tajam untuk mencabik-cabik mangsanya.

Bentuk Moncong

  • Trenggiling besar adalah hewan menyusui yang hidup di hutan rimba Amerika Tengah dan Selatan.
  • Makanan trenggiling adalah semut, rayap, dan serangga lain yang merayap.
  • Hewan ini mempunyai moncong panjang dengan ujung mulut kecil tak bergigi dengan lubang berbentuk celah kecil untuk mengisap semut dari sarangnya.
  • Hewan ini mempunyai lidah panjang dan bergetah yangdapat dijulurkan jauh keluar mulut untuk menangkap serangga

Bentuk Paruh

  • Elang memiliki paruh yang kuat dengan rahang atas yang melengkung dan ujungnya tajam. Fungsi paruh untuk mencengkeram korbannya.
  • Burung gelatik paruhnya sesuai untuk makan biji-bijian.
  • Burung kolibri, paruhya sesuai untuk mengisap madu dari bunga.
  • Burung pelikan, paruhnya sesuai untuk menangkap ikan.
  • Burung elang, paruhnya sesuai untuk mengoyak daging mangsanya.
  • Burung pelatuk. paruhnya sesuai untuk memahat batang pohon dan menangkap serangga di dalamnya. Adaptasi morfologi pada burung juga dapat dilihat pada macam-macam bentuk kakinya.

Bentuk kaki / Ceker

  • Bentuk kaki yang berbeda-beda disesuaikan dengan tempat hidupnya dan jenis mangsa yang dimakannya.
  • Berdasarkan lingkungan dan jenis makanan yang dimakannya, bentuk kaki burung dikelompokkan

Bentuk Kaki dan Paruh

Berbagai tipe mulut pada serangga

  • Untuk memperoleh makanannya, serangga memiliki cara tersendiri.
  • Salah satu bentuk penyesuaian dirinya adalah bentuk mulut yang bebedabeda sesuai dengan jenis makanannya.
  • Bedasarkan jenis makanan yang dimakannya, jenis mulut serangga dibedakan menjadi empat, yaitu mulutpengisap, mulut penusuk, mulut penjilat, dan mulut penyerap.

Mulut pengisap

  • Mulut pengisap pada serangga
  • Bentuknya seperti belalai yang dapat digulung dan dijulurkan
  • Contoh serangga yang memiliki mulut pengisap adalah kupu-kupu. Kupu-kupu menggunakan mulut pengisap untuk mengisap madu dari bunga.

Mulut penusuk dan penghisap

  • Mulut penusuk dan penghisap pada serangga memiliki ciri bentuk yang tajam dan panjang
  • Contoh serangga yang memiliki mulut penusuk dan penghisap adalah nyamuk.
  • Nyamuk menggunakan mulutnya untuk menusuk kulit manusia kemudian menghisap darah.
  • Jadi, selain mulutnya berfungsi sebagai penusuk juga berfungsi sebagai pengisap.3) Mulut penjilat

Mulut penjilat

  • Mulut penjilatpada serangga memiliki ciri terdapatnya lidah yang panjang dan berguna untuk menjilat makanan berupa nektar dari bunga,
  • contoh serangga yang memiliki mulut penjilat adalah lebah

Mulut penyerap

  • Mulut penyerap pada serangga memiliki ciri terdapatnya alat penyerap yang mirip spons (gabus).
  • Alat ini digunakan untuk menyerap makanan terutama yang berbentuk cair. Contoh serangga yang memiliki mulut penyerap adalah lalat.

Sumber : https://blog.fe-saburai.ac.id/pengertian-jenis-ciri-contoh-jaringan-meristem/