Jalur Lembaga Pendidikan Islam

Jalur Lembaga Pendidikan Islam

Jalur Lembaga Pendidikan Islam

Jalur Lembaga Pendidikan Islam

Tanggung jawab kependidikan merupak salah satu tugas wajib yang harus dilaksanakan, karena tugas ini satu dari beberapa instrument masyarakat dan bangsa dalam upaya dalam mengembangkan manusia sebagai Kholifah di bumi. Tanggung jawab ini dapat dilaksanakan secara individu dan kolektif. Secara individu dilaksanakan oleh orang tua dan kolektif kerja sama seluruh anggota keluarga, masyarakat dan pemerintah.

Bentuk-bentuk lembaga pendidikan ada tiga yaitu: informal (keluarga), formal (sekolah), dan non formal (masyarakat). Sistem pendidikan dijelaskan bahwa suatu pendidikan adalah pada jalur formal, non formal, dan in formal, pada setiap jenjang pendidikan.

  1. Lembaga Pendidkan Informal

Sistem pendidikan nasional dijelaskan bahwa pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Pendidikan informal (keluarga) adalah pendidikan yang tidak terstruktur yang berkenaan dengan pengalaman sehari-hari yang tidak berencana dengan pengalaman. Namun pendidikan informal ini tetap memberiakan pengaruh kuat terhadap pembentukan pribadi seseorang.

Dalam Islam keluarga dikenal dengan istilah Usrah, dan Nasb.Keluarga juga dapat diperoleh lewat persusunan dan kemerdekaan. Pentingnya serta keutamaan keluarga sebagia lembaga pendidikan Islam disyariatkan dalam Al-Qur’an: (Q.S. Al- Tahrim: 66:  6).

$pkš‰r’¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#þqè% ö/ä3|¡àÿRr& ö/ä3‹Î=÷dr&ur #Y‘$tR $ydߊqè%ur â¨$¨Z9$#äou‘$yfÏtø:$#ur $pköŽn=tæ îps3Í´¯»n=tB ÔâŸxÏî׊#y‰Ï© žw tbqÝÁ÷ètƒ ©!$# !$tB öNèdttBr&tbqè=yèøÿtƒur $tB tbrâsD÷sムÇÏÈ

 Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Hal ini juga dipraktekkan Nabi dalam Sunnah-Nya. diantaranya yang dahulu beriman dan masuk Islam adalah anggota keluarga, yaitu: Khadijah, Abi bin Abi Thalib, dan Zid bin Harisah.

Keluarga merupakan orang pertama, dimana sifat pribadinya akan tumbuh dan berbentuk, seorang akan menjadi warga masyarakat yang baik, tergantuk pada sifatnya yang tumbuh dalam kehidupan keluarga, di mana anak dibesarkan.

  1. Lembaga Pendidikan Formal (Sekolah/Madrasah)

Abu Ahmadi dan Nur Uhbiyati memberikan pengertian tentang lembaga pendidikan sekolah, yaitu dalam pendidikan tersebut diadakan di tempat tertentu, teratur, sistimatis, mempunyai perpanjangan dan dalam kurun waktu tertentu, berlangsu mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi.

Lembaga pendidikan Islam mengelompokkan lembaga pendidikan yang kegiatannya yang diselenggarakan dengan sengaja, berencana, sistematis, dalam rangka membantu anak dalam mengembangkan potensinya agar mampu menjalankan tugs sebagai Kholifah Allah di muka bumi. Sedang madrasahkan sebagai lembaga pendidikan formal, lembaga pendidikan Islam di Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. a)Raudhatul Athfal atau Busnatul athfal atau nama lain yang disesuaikan dengan organisasi pendidirinya.
  2. b)Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau sekolah dasar Islam (SDI)
  3. c)Madrasah Tsanawiyah (MTS) Sekolah menengah pertama Islam (SMPI) atau nama-nama lain yang setingkat dengan pendidikan ini.
  4. d)Perguruan tinggi antara lain sekolah tinggi agama Islam (STAIN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Universitas Islam Negeri (UIN) atau lembaga sejenis milik yayasan atau organisasi ke Islaman seperti sekolah tinggi, universitas atau institut swasta milik organisasi atau yayasan tertentu.
  5. Lembaga Pendidikan Non Formal (Masyarakat

Lembaga pendidikan non formal adalah lembaga pendidikan yang mengatur tapi tidak mengikuti peraturan-peraturan yang tetap dan ketat.

Abu Ahmadi mengartikan lembaga pendidikan non formal kepada semua bentuk pendidikan yang diselenggarakan dengan sengaja, tertip dan berencana diluar kegiatan lembaga sekolah (lembaga pendidikan non formal).

Masyarakat merupakan kumpulan individu atau kelompok yang terikat oleh kesatuan bangsa, Negara, kebudayaan dan agama.Setiap masyarakat, memiliki cita-cita yang mewujudkan melalui peraturan-peraturan dan sistem kekuasaan tertentu.

Berpijak pada tanggung jawab masyarakat diatas, lahirlah lembaga pendidikan Islam yang dapat dikelompokkan delam jenis ini adalah:

  1. a)Mesjid, Mushallah, Surau.
  2. b)Madrasah Diniyah yang tidak mengikuti ketetapan resmi
  3. c)Majlis Ta’lim Taman Pendidikan Al-Qur’an, Taman Pendidikan Seni Al- Qur’an, wirid remaja/ dewasa.
  4. d)Kursus-kursus keIslaman
  5. e)Badan Pembinaan Rohani
  6. f)Badan-badan Konsultasi Keagamaan
  7. g)Musabaqoh Tilawah Al-Qu’an.

Sumber: https://multiply.co.id/call-recorder-pro-apk/