Makan Dan Kebiasaan Makan

Makan Dan Kebiasaan Makan

            Ikan koi tergolong jenis omnivora, yaitu ikan yang dapat memangsa berbagai jenis makanan, baik yang berasal dari tumbuhan maupun binatang renik. Namun, makanan utamanya adalah tumbuhan dan binatang yang terdapat di dasar dan di tepi perairan (Khairruman, 2000).

            Menurut Susanto (2000), koi mau menerima daging, ikan, sayur – sayuran, bahkan roti. Namun untuk mendapatkan koi yang sehat dengan warna memikat, kita perlu memberi koi dengan pakan buatan. Pakan buatan tersebut merupakan campuran berbagai bahan nabati dan hewani yang ditambah vitamin. Pakan buatan ini sangat posiitf untuk pertumbuhan warna badan koi. Selain pakan buatan, koi juga memerlukan pakan alami seperti udang – udangan, cacing tanah, kepiting, dan siput. Perbandingan bahan nabati dan bahan hewani berkisar 6 : 4.

2.2. Persyaratan Lokasi

Menurut Prihartono (2004), beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih lokasi budidaya adalah sebagai berikut :

  1. a)Faktor teknis

1)  Lahan harus mempunyai sumber air yang terjamin sepanjang tahun, tapi bukan daerah banjir.

2)  Kualitas air terjamin dan terhindar dari polutan yang dapat menyebabkan air kolam tercemar.

3)  Kesuburan tanahnya cukup.

  1. b)Faktor sosial

1)  Sumber daya lingkungan sekitar mendukung kegiatan usaha.

2)  Lingkungan hidup dan kelestarian alam tetap terjaga.

3)  Kegiatan budidaya harus dapat memberdayakan manusia disekitar lokasi kegiatan usaha.

4)  Keamanan lokasi budidaya tetap terjaga.

5)  Budidaya harus memberikan dampak positif terhadap lingkungan, terutama masyarakat sekitar lokasi usaha.

  1. c)Faktor ekonomi

1)    Lokasi usaha dekat dengan pasar.

2)    Sarana produksi mudah diperoleh dan tersedia.

3)    Sarana Transportasi terjamin dan adanya jalan.

4)    Sarana komunikasi lancar.

Sarana Dan Prasarana Pembenihan

            Menurut Khairruman (2000), prasarana pokok yang harus ada adalah kolam pemijahan atau kolam penetasan, kolam pemeliharaan induk, dan kolam penampungan benih. Prasarana penunjangnya adalah kolam pemberokan, kolam sedimentasi, kolam penyaringan, kolam pemeliharaan ikan donor, kolam penampungan hasil, gudang pupuk, gudang pakan, gudang kimia dan obat – obatan. Prasarana pelengkapnya adalah kantor, perumahan karyawan, toilet, ruang istirahat, dan rumah jaga. Sementara itu prasarana yang paling mutlak adalah sumber air. Adapun sarana – sarananya yaitu seperti, seser, ember, jaring.

Sumber: https://carbomark.org/