Menkominfo Bahas Kerja Sama Teknologi 5G dengan Qualcomm

Menkominfo Bahas Kerja Sama Teknologi 5G dengan Qualcomm

Menkominfo Bahas Kerja Sama Teknologi 5G dengan Qualcomm
Pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting di Davos, Swiss yang berlangsung pada 21-24 Januari 2020, Menkominfo Johnny G Plate mengadakan pertemuan dengan President Qualcomm Cristiano Amon di hari ketiganya.
Pertemuan ini membahas sejumlah hal, diantaranya penjajagan kerja sama pengembangan teknologi 5G. Qualcomm merupakan salah satu perusahaan teknologi global yang tengah melakukan berbagai inovasi teknologi digital.

“Kami tertarik untuk mendukung pengembangan teknologi 5G di Indonesia.

Lebih dari itu, kami ingin meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang dengan pemerintah Indonesia,” harap Cristiano Amon.
Menteri Johnny menyampaikan bahwa Indonesia berpeluang besar dan sedang bersiap untuk menjadi digital hub di kawasan Asia.
“Salah satu kunci untuk menjadi terdepan di era digital adalah kesiapan infrastruktur, di antaranya dengan penguatan konektivitas melalui teknologi 5G,” jelas Johnny.
Dalam merespon tawaran kerja sama tersebut, Menkominfo menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk bekerjasama dalam rangka mendukung kepentingan nasional Indonesia, misalnya dalam inisiatif pembangunan ibu kota baru.
Hal senada juga disampaikan saat menerima VP Global Public Policy AWS Michael Punke.

Dalam pertemuan ini kedua belah pihak membicarakan beberapa isu

krusial seperti realisasi rencana investasi AWS di Indonesia, perlindungan data pribadi, dan dukungan AWS terhadap ekonomi digital Indonesia. Kembali Menkominfo menggarisbawahi bahwa setiap kerja sama harus selalu menghadirkan nilai tambah bagi Indonesia.

Pertemuan dengan dua raksasa teknologi global tersebut

menjadi agenda penutup sejumlah pertemuan maraton yang dilakukan oleh Menkominfo di ajang WEF 2020.