METODE KAJIAN DALAM ILMU SEJARAH

METODE KAJIAN DALAM ILMU SEJARAH

METODE KAJIAN DALAM ILMU SEJARAH

METODE KAJIAN DALAM ILMU SEJARAH

Sejarah sebagai sebuah ilmu tentunya memiliki metode kajian yang berbeda jika dibandingkan dengan cabang ilmu lainnya. Dalam menganalisis bukti-bukti dan narasi sejarah yang valid, setidaknya selama ini pernah digunakan beberapa metode sebagai berikut:

1. METODE KRONOLOGIS

Sejarawan terkemuka dunia seperti Lewis Bernstein Namier, Leopold von Ranke, G. M. Trevelyan, Geoffrey Rudolf Elton, dan A. J. P. Taylor sekitar tahun 1960an memperkenalkan dan menggunakan metode narasi kronologis yang lebih realistik untuk mengungkapkan fakta sejarah. Para sejarawan ini memperkenalkan metode baru dan mulai meninggalkan metode epik nasionalistik.

2. METODE KUANTITATIF

Para sejarawan di Perancis mulai memperkenalkan dan menggunakan metode sejarah kuantitatif. Karena bersifat kuantitatif, maka sejumlah besar data dan informasi diperlukan untuk menelusuri kehidupan manusia dalam sejarah. Angka-angka dan perhitungan mulai diperkenalkan dalam ilmu sejarah dengan metode kuantitatif ini.

3. METODE KELOMPOK

Sejarawan dari Amerika Serikat lebih tertarik menggunakan metode sejarah yang melibatkan kelompok-kelompok etnis, ras, suku, kelompok sosial, serta ekonomi dalam mempelajari sebuah fakta sejarah yang ada. Sejarawan yang menggunakan metode ini utamanya adalah mereka yang terinspirasi pergerakan hak asasi dan sipil di dunia.


Sumber: https://mayrhofen-harakiri.com/rom-toolbox-pro-apk/