Pakar: Generasi muda perlu paham penggunaan frekuensi radio

Pakar: Generasi muda perlu paham penggunaan frekuensi radio

Pakar Generasi muda perlu paham penggunaan frekuensi radio

Pemahaman generasi muda mengenai spektrum frekuensi radio dan pemanfaatannya sangat penting, terutama dalam era digital, karena mereka akan terpengaruh langsung oleh perkembangan cepat bidang yang berkaitan erat dengan frekuensi radio yakni teknologi informasi dan komunikasi, demikian menurut Tenaga Ahli Menkominfo Freddy H. Tulung.

Sebagai contoh, dampak dari perkembangan cepat teknologi, lanjut dia

, sekitar 52,6 juta pekerjaan akan berpotensi tergantikan oleh sistem otomatisasi di Indonesia, dan 60 persen jabatan pekerjaan di dunia akan menggunakan mesin.

“Ini saya bicara tiga sampai lima tahun ke depan, jadi bukan generasi saya, tapi generasi Anda yang akan menentukan,” kata Freddy kepada lebih 600 mahasiswa dalam dalam acara Frequency Goes to Campus di Universitas Tridinanti Palembang, Sumatera Selatan, sebagaimana disampaikan dalam siaran pers Ditjen SDPPI di Jakarta, Jumat.

Namun di tengah tergerusnya kesempatan untuk pekerjaan-pekerjaan dasar, kata Freddy, akan muncul bidang pekerjaan baru yang dahsyat dan berbeda. “Dan di sini lah kita berbicara mengenai teknologi informasi. Di sini lah kita berbicara yang namanya digital tadi,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Freddy, pemahaman tentang spektrum frekuensi radio

yang berkaitan erat dengan perkembangan teknologi informasi ke depan sangat lah penting bagi generasi muda. Ia mengakui bahwa isu spektrum frekuensi radio di kalangan masyarakat bukan lah isu yang popular sehingga penting bagi Ditjen SDPPI, Kemkominfo untuk terus menyosialisasikannya.

Selain pemahaman soal spektrum frekuensi radio,

kemudian aspek regulasi, diskusi-diskusi mengenai kesempatan kita sebagai bangsa dalam memanfaatkan perkembangan teknologi di era digital juga sangat penting.

 

sumber :

http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/05/18/seva-mobil-bekas/