Pendapat Para Ulama Tentang Makna Fawatih Al Suwari

 Pendapat Para Ulama Tentang Makna Fawatih Al Suwari

 Pendapat Para Ulama Tentang Makna Fawatih Al Suwari

 Pendapat Para Ulama Tentang Makna Fawatih Al Suwari

            Para Ulama yang membicarakan masalah ini ada yang berani menafsirkannya, dimana huruf-huruf itu adalah rahasia yang hanya Allah yang mengetahui-Nya.

  1. Az-Zamarksyari berkata dalam tafsirnya “Al-Qasysyaf” huruf-huruf ini ada beberapa pendapat yaitu:
    1. Merupakan nama surat
    2. Sumpah Allah
    3. Supaya menarik perhatian orang yang mendengarkannya.
  2. As-Sayuti menukilkan pendapat Ibnu Abbas tentang huruf tersebut sebagai berikut:

(الم) berarti (انا الله اعلم), (المص) berarti (انا الله اعلم و افصل), (الر) berarti (انا الله اري), (كهيعص) diambil dari (كريم – هاد – حكيم – عليم – صادق) juga berarti (كان – هاد – تمين – عالم – صادق) Adh Dhahak berpendapat bahwa (الر) ialah: اناالله اعلم وارفع

dikatakan pendapat hanyalah dugaan belaka. Kemudian As-Suyuti menerangkan bahwa hal itu merupakan rahasia yang hanya Allah sendiri yang mengetahuinya.

  1. al-Quwaibi mengatakan bahwasanya kalimat itu merupakan tanbih bagi Nabi, mungkin pada suatu saat Nabi dalam keadaan sibuk, maka Allah menyuruh Jibril untuk memberikan perhatian terhadap apa yang disampaikan kepadanya.
  2. As-Sayid Rasyid Ridha tidak membenarkan Al-Quwaibi di atas, karena Nabi senantiasa dalam keadaan sadar dan senantiasa menanti kedatangan wahyu.

Rasyid Ridha berpendapat sesuai dengan Ar-Razi, bahwa tanbih ini sebenarnya dihadapkan kepada orang-orang Musyrik Mekkah dan Ahli Kitab Madinah. Karena orang-orang kafir apabila Nabi membacakan Al-Quran mereka satu sama lain menganjurkan untuk tidak mendengarkannya.

Disebutkan dalam surat Fusilat ayat 26, yang artinya sebagai berikut:

 “Dan orang-orang yang kafir berkata: “Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al Quran Ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan mereka“. (QS. Fusyilat: 26)

  1. Ulama salaf berpendapat bahwa “Fawatih Suwar” telah disusun semenjak zaman azali sedemikian rupa supaya melengkapi segala yang melemahkan manusia dari mendatangkannya seperti Al-Quran.

Oleh karena I’tiqad bahwa huruf-huruf ini telah sedemikian dari azalinya, maka banyaklah orang yang tidak berani menafsirkannya dan tidak berani mengeluarkan pendapat yang tegas terhadap huruf-huruf tersebut. Huruf-huruf ini dipandang masuk golongan mutasyabihat yang hanya Allah sendri yang mengetahui-Nya.[4]

Huruf-huruf itu, sebagai yang pernah ditegaskan oleh Asy-Syabi, ialah rahasia dari pada Al-Quran ini.

Ali bin Abi Thalib pernah berkata:

Sesungguhnya bagi tiap-tiap Kitab ada saripatinya. Saripati Al-Quran ini ialah, huruf-huruf Hijaiyah”.

Abu Bakar As-Shiddieqi pernah berkata:

Di tiap-tiap kitab ada rahasianya. Rahasianya dalam Al-Quran ialah permulaan-permulaan surat”.

Dalam hal ini Prof. Hasbi As-Shiddieqi menegaskan bahwa dibolehkannya mentakwilkan huruf-huruf tersebut asal tidak menyalahi penetapan Al-Quran dan As-Sunnah. Dalam pada itu yang lebih baik kita serahkan saja kepada Allah.

sumber :

Battlestation Harbinger 2.0.3 Apk + Mod Money