Pengabdian Perawat Ponkesdes di Gresik Kurang Diperhatikan

Pengabdian Perawat Ponkesdes di Gresik Kurang Diperhatikan

Pengabdian Perawat Ponkesdes di Gresik Kurang Diperhatikan

Pengabdian Perawat Ponkesdes di Gresik Kurang Diperhatikan
Pengabdian Perawat Ponkesdes di Gresik Kurang Diperhatikan

Pengabdian perawat Ponkesdes di wilayah Kabupaten Gresik kurang diperhatikan. Buktinya,

Provinsi Jawa Timur melalui Gubernur Khofifah Indar Parawansa agar memperhatikan kesejahteraan perawat ponkesdes belum ditindaklanjuti oleh Pemkab Gresik.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, terkait dengan himbauan Gubernur Jatim malah berdalih masih harus melakukan evaluasi terlebih dulu. Dalam surat nomor 800/5656/102.1/2019 yang keluar April lalu itu penggajian perawat ponkesdes diberi subsidi oleh provinsi sebesar Rp 1.450.000. Selain honor, Gubernur Khofifah juga menghimbau tunjangan kesejahteraan, dan status kepegawaian diperhatikan.

Kepala Dinkes Pemkab Gresik drg Saifudin Ghozali menuturkan pihaknya harus menanyakan lebih jelas

dulu terkait himbauan tersebut. Pihaknya berencana akan ke provinsi menanyakan hal ini.

“Selama ini honor untuk ponkesdes memang secara sharing. Pemkab membantu sebesar Rp 750 ribu. Sedangkan himbauan itu honor yang diberikan minimal setara UMK. Ini kan tidak bisa langsung. Harus melalui pembahasan dan tentunya ditanyakan ke provinsi lagi,” ujar Saifudin.

Masih menurut Saifudin, mengenai hal ini pihaknya juga harus berkoordinasi dengan Bappeda Gresik

dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tentang pembahasan APBD 2020 nanti. “Di perubahan APBD kemarin memang belum masuk,” ungkapnya.

Sebelumnya, perawat ponkesdes memang statusnya perawat provinsi. Meski begitu, pengabdian mereka berada di desa-desa tidak diragukan lagi. Demgan jumlah totalnya, ada 250 perawat ponkesdes yang mengabdi di Gresik. Rinciannya, 225 ditanggung provinsi dan 25 lagi kebupaten.

Salah satu perawat ponkesdes, Novi Juarita mengatakan, pengabdian para perawat ponkesdes ini sudah tidak tanggung-tanggung. Untuk itu pihaknya ingin Pemkab Gresik bergerak cepat menyikapi himbauan gubernur itu. “Yang kami tanyakan status kepegawaian yang selama ini belum ada kejelasan,” pungkasnya

 

Baca Juga :