Perkembangan Kolonialisme dan Imprealisme Barat

Perkembangan Kolonialisme dan Imprealisme Barat

Perkembangan Kolonialisme dan Imprealisme Barat

Perkembangan Kolonialisme dan Imprealisme Barat
Perkembangan Kolonialisme dan Imprealisme Barat

 

Masuknya Kekuatan-Kekuatan Asing Di Indonesia

Bangsa Eropa yang datang ke dunia timur disebabkan oleh kondisi bangsa Eropa yang sangat memerlukan rempah-rempah yang didatangkan dari dunia timur, salah satunya Indonesia.

Dengan tertutupnya aktivitas perdagangan bangsa-bangsa eropa di laut tengah muncul keinginan bangsa Eropa untuk mencari sendiri pusat rempah-rempah yang ada di dunia timur.Hal ini yang menyebabkan berkembangnya penjelajahan Samudra yang dipelopori oleh Spanyol dan Portugis.

Kedatangan bangsa eropa ke dunia timur termasuk ke Indonesia tidak terlepas dari kondisi Eropa sebagai akibat terjadinya Revolusi Perancis, Revolusi Industri, dan Merkantilisme yang berdampak terhadap dunia Internasional.

  1. Revolusi Prancis (14 Juli 1789) merupakan revolusi sosial dan politik akibat tindakan absolutisme (tindakan sewenang-wenang raja terhadap rakyat Prancis) yang ditandai dengan penyerangan Penjara Bastille. Semboyan Revolusi Prancis adalah liberti (kebebasan) egolite (persamaan) dan fraterinte (persaudaraan).Dampak Revolusi Prancis bagi dunia Internasional yaitu di Bidang Politik, bidang Ekonomi, dan Bidang Sosial.
  2. Revolusi Industri merupakan suatu istilah yang menandai perubahan yang radikal dan cepat terhadap perkembangan kemampuan manusia dalam menciptakan peralatan kerja untuk meningkatkan hasil produksi.Revolusi Industri membawa akibat yang sangat luas dalam bidang kehidupan manusia.
  3. Merkantilisme merupakan cara untuk mengatur kegiatan ekonomi dalam pertumbuhan kapitalisme pada awal zaman modern di Eropa.Negara-negara yang menganut merkantilisme menggunakan emas dan perak sebagai standar kejayaan, hal ini mendorong Negara-negara Eropa untuk mencari tanah jajahan.

Kekuatan-kekuatan asing yang masuk ke Indonesia adalah ekspedisi pelayaran yang dilakukan oleh bangsa barat yaitu: Portugis, Spanyol, Belanda dan Inggris sejak akhir abad 15-16 masa ini disebut dengan Abad Penjajahan Samudra.

 

Beberapa faktor pendorong penjelajahan Bangsa Eropa adalah:

  1. Kisah perjalanan Marcopolo (1254-1324)
  2. Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Kesultanan Turki tahun 1453       menyebabkan terputusnya hubungan dagang ke dunia timur
  3. Adanya Reconquesta terhadap orang-orang beragama Islam
  4. Adanya penemuan kompas yang berfungsi menetukan arah dan posisi laut
  5. Penemuan Copernicus yang didukung oleh Galileo menyatakan bahwa bumi ini bulat
  6. Ingin memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya yang disebut 3G (Gold, Gospel, Glory)

Setelah mengetahui faktor pendorong masuknya kekuatan asing di Indonesia. Uraian berikut ini dapat Anda pelajari mengenai penjelajahan bangsa-bangsa Eropa sejak akhir abad 15.

 

Penjelajahan bangsa Portugis

Pelopor penjelajahan Portugis adalah Pangeran Henry “Pelaut” (1394-1460) yang sampai di pantai Barat Afrika dan mereka menemukan emas di Afrika. Pada tahun 1487 Bartholomeus Diaz mencapai ujung Afrika Selatan yang disebut Tanjung Harapan. Pejelajahan ini lalu diteruskan oleh Vasco da Gama (1497- 1499) sampai di Goa (India). Dari India para penjelajah kembali keLisabon/ Lisboa dengan membawa barang dagangan yang sangat berharga.

 

Spanyol

Apabila Portugis menjelajah ke Selatan lalu Timur, kemanakah arah penjelajah bangsa Spanyol? Bangsa Spanyol berlayar ke arah Barat. Dasar penjelajahan kedua bangsa tersebut adalah kesepakatan/Perjanjian Thordesillas tahun 1492 setelah Spanyol dan Portugis sepakat meminta restu Paus untuk menyebarkan ajaran agama Katolik ke seluruh dunia.

Isi perjanjian Thordesillas menetapkan: Portugis berlayar ke Timur dan Spanyol ke Barat masing-masing dari kepulauan Tanjung Verdee yang terletak di sebelah barat Afrika

Para penjelajah samudra yang berasal dari Spanyol antara lain Columbus dan Magelhaens (Magellan) Columbus melakukan empat kali pelayaran ke Amerika antara tahun 1492-1502 dan menemukan kepulauan Karibia. Sampai ia wafat, pulau-pulau yang pernah didaratinya seperti Haiti, Yamaica, Puerto Rico, Cuba, Deminica dan Hondures diyakininya sebagai India.

Bagaimana perjalanan Magelhaens? Ia berlayar dari Spanyol ke arah barat daya melintasi Samudra Atlantik sampai di ujung selatan Amerika yang disebut selat Magelhaens kemudian menyeberangi Samodra Pasifik dan mendarat di Phillipina tahun 1521. Magelhaens terbunuh. Pelayaran dilanjutkan oleh Sebastian del Cano yang tiba di Maluku (Tidore) pada tahun 1522. Pelayaran Magelhaens berpengaruh bagi dunia ilmu pengetahuan, yaitu:

  1. bukti bahwa bumi bulat
  2. Samodra Pasifik demikian luas
  3. bumi ini lebih besar dibandingkan dengan yang selama ini dipercaya orang.

Untuk menghindari permusuhan antara kedua negara tersebut, maka diperbaharuilah perjanjian Thordesillas menjadi perjanjian Saragosa pada tahun 1521.

Isi Perjanjian Saragosa adalah :

  1. Daerah kekuasaan dan pelayaran Portugis adalah dari Brazilia ke Timur sampai Halmahera (Maluku)
  2. Spanyol berkuasa atas Mexico ke Barat terus sampai Phillipina

Sumber : https://blog.dcc.ac.id/bpupki-sejarah-anggota-tugas-dan-pembentukannya/