Prinsip Komunikasi

Prinsip Komunikasi

Prinsip komunikasi menurut Hafield Cangara:

 Komunikasi hanya bisa terjadi bila terdapat pertukaran pengalaman yang sama antara pihak-pihak yang terlibat dalam proses komunikasi

 Jika daerah tumpang tindih menyebar menuju terbentuknya satu lingkaran yang sama maka makin besar kemungkinannya tercita suatu proses komunikasi yang mengena atau efektif Tetapi klo daerah tumpang tindih ini akan mengecil dan menjauhi sentuhan kedua lingkaran atau cenderung mengisolasi lingkaran masing-masing maka komunikasi yang terjadi sangat terbatas. Bahkan besar kemungkinannya gagal dalam menciptakan suatu proses komunikasi yang efektif

-Sedangkan prinsip komunikasi menurut Deddy Mulyana:

 –Komunikasi adalah suatu proses simbolik

 -Setiap perilaku mempunyai potensi komunikasi

-Komunikasi punya dimensi isi dan dimensi hubungan

-Komunikasi itu berlangsung dalam berbagai tingkat kesengajaan

-Komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan waktu

-Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi

-Komunikasi itu bersifat sistemik

– Semakin mirip latar belakang sosial budaya semakin efektiflah komunikasi

 -Komunikasi bersifat nonsekuensial

 –Komunikasi bersifat prosesual, dinamis dan transaksional

 -Komunikasi bersifat irreversible

1.2 Tipe Komunikasi

­- Komunikasi dengan diri sendiri (intrapersonal communication)

– Komunikasi antar pribadi (interpersonal communication)

 -Komunikasi publik (public communication)

– Komunikasi massa (mass communication)

  1. Sistem Komunikasi

Redi Panuju (1997), mengisyaratkan untuk mempelajari sistem komunikasi Indonesia haruslah membahas dua hal. Yaitu: Pertama, Sistem komunikasi Indonesia mempunyai makana pola-pola komunikasi yang secara idealistic dan normative diaharapkan ada dan terjadi di Indonesia. Bahasan mengacu pada nilai-nilai, norma-norma, dan hukum yang merumuskan bagaimana seharusnya komunikasi dijalankan atau terjadi. Kedua, sistem komunikasi Indonesia mempunyai makna deskriptif dari gejala komunikasi yang aktual, sedang terjadi di Indonesia. Bahasan mengacu kepada fakta-fakta empiris yang secara objektif benar-benar ada atau terjadi.

sumber :
https://areaponsel.com/seva-mobil-bekas/