RSHS Berhasil Ambil Peluit Di Tenggorokan Asep

RSHS Berhasil Ambil Peluit Di Tenggorokan Asep

RSHS Berhasil Ambil Peluit Di Tenggorokan Asep

RSHS Berhasil Ambil Peluit Di Tenggorokan Asep
RSHS Berhasil Ambil Peluit Di Tenggorokan Asep

Asep Yaya (9 Tahun) selama dua bulan merasa menderita karena di kerongkongannya tersangkut sepotong peluit. Hari ini, peluit itu berhasil diambil oleh tim dokter RSHS.

Kepala KSM Ilmu Kesehatan THT – KL RSHS Lina Lasminingrum

mengatakan tidak perlu dilakukan operasi besar, karena cukup diambil dengan memasukan sebuah alat kedalam mulut pasien.

“Dengan alat ini dimasukan ke mulut hingga ke tenggorokan, lalu dijepit dan peluitnya ditarik. Operasinya pagi ini, sudah berhasil,” katanya saat ditemui di RSHS, Kamis (20/12).

Ia mengatakan tidak ada dampak serius yang dialami Asep, sehingga diperkirakan bisa segera pulang kerumahnya di Kawasan Bandung Barat.

Ayah Asep, yang bernama Sobandi, mengatakan peluit tidak senagaja tertelan saat anaknya bermain dengan keponakan. Saat tertelan , lansgung dibawa ke Puskesmas, namun tidak sanggup untuk diambil.

“Dibawa ke rumah sakit di Kota Baru Parahyangan

, juga tidak bisa karena sudah tidak kelihatan peluitnya. Jadi dirujuk ke RSHS,” ujarnya.

“Alhamdulilah sudah berhasil diangkat. Semoga sudah mau sekolah lagi,” tambahnya.

Akibat menelan peluit, setiap kali bernafas, terdengar bunyi peluit seperti ditiup. Asep pun menjadi bahan ejekan teman temannya di sekolah, sehingga tidak masu masuk sekolah. Sudah hampir satu bulan ia bolos.

Dokter Lina pun mengimbau kepada orang tua untuk berhati-hati dalam

memberikan mainan kepada anak-anak. Sebab kasus anak menelan benda asing, seperti koin atau jaruk sering kali terjadi karena tanpa pengawasan. jo

 

Sumber :

https://blogs.itb.ac.id/indonesia/2019/04/05/aktifitas-anak-sehat-lagi-cerdas/