TROFI JUARA LIVERPOOL FC

TROFI JUARA LIVERPOOL FC

TROFI JUARA LIVERPOOL FC

TROFI JUARA LIVERPOOL FC

Liverpool FC merupakan salah satu klub sepakbola asal inggris yang paling fenomenal di dunia. Berbagai kompetisi tingkat domestik, regional bahkan dunia telah “Si Merah” juarai. Berikut ini merupakan berbagai trofi juara Liverpool FC

18 gelar Juara Liga Utama Inggris yaitu pada tahun 1900-01, 1905-06, 1921-22, 1922-23, 1946-47, 1963-64, 1965-66, 1972-73, 1975-76, 1976-77, 1978-79, 1979-80, 1981-82, 1982-83, 1983-84, 1985-86, 1987-88, 1989-90
5 gelar Juara Liga Champions yaitu pada tahun 1976-77, 1977-78, 1980-81, 1983-84, 2004-05
7 gelar Juara FA Cup yaitu pada tahun 1964-65, 1973-74, 1985-86, 1988-89, 1991-92, 2000-01, 2005-06
8 gelar Juara Piala Liga yaitu pada tahun 1980-81, 1981-82, 1982-83, 1983-84, 1994-95, 2000-01, 2002-03, 2011-2012
3 gelar Juara UEFA Cup yaitu pada tahun 1972-73, 1975-76, 2000-01
3 gelar Juara Piala European Super Cup yaitu pada tahun 1977, 2001, 2005
1 gelar Juara Super Cup yaitu pada tahun 1985-86
15 gelar Juara FA Charity Shield / Community Shield yaitu pada tahun 1964*, 1965*, 1966, 1974, 1976, 1977*, 1979, 1980, 1982, 1986*, 1988, 1989, 1990*, 2001, 2006
4 gelar Juara Division Dua yaitu pada tahun 1893-94, 1895-96, 1904-05, 1961-62
1 gelar Juara Lancashire League yaitu pada tahun 1892-93
3 gelar Juara Carlsberg Trophy yaitu pada tahun 1997-98, 1998-99, 1999-2000
18 gelar Juara Reserve Division One / Divisi Satu untuk cadangan yaitu pada tahun 1956-57, 1968-69, 1969-70, 1970-71, 1972-73, 1973-74, 1974-75, 1975-76, 1976-77, 1978-79, 1979-80, 1980-81, 1981-82, 1983-84, 1984-85, 1989-90, 1999-2000, 2007-08
1 gelar Juara Barclays Reserves National Champions yaitu pada tahun 2007-08
3 gelar Juara FA Youth Cup yaitu pada tahun 1995-96, 2005-06, 2006-07

LIRIK LAGU ” YOU’LL NEVER WALK ALONE”

Theme song merupakan salah satu faktor penting dalam sebuah klub sepakbola. Begitu halnya dengan Liverpool FC. Theme song yang menjadi andalan LFC adalah Lagu “You’ll Never Walk Alone”. Berikut merupakan lirik lagu tersebut.

When you walk through a storm
Hold your head up high
And don’t be afraid of the dark
At the end of the storm
Is a golden sky
And the sweet silver song of a lark
Walk on through the wind
Walk on through the rain
Tho’ your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on
With hope in your heart
And you’ll never walk alone
You’ll never walk alone
When you walk through a storm
Hold your head up high
And don’t be afraid of the dark
At the end of the storm
Is a golden sky
And the sweet silver song of a lark
Walk on through the wind
Walk on through the rain
Tho’ your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on
With hope in your heart
And you’ll never walk alone
You’ll never walk alone

TRAGEDI HEYSEL

Tragedi Heysel terjadi pada tanggal 29 Mei 1985 di mana pada saat itu tengah terjadi pertandingan antara Liverpool dan Juventus di Piala Champions (saat ini Liga Champions). Peristiwa ini merupakan sejarah buram persepak bolaan Inggris pada tahun itu, karena saat itu klub-klub Inggris sedang jaya-jayanya. Karena peristiwa ini pula tim-tim dari Inggris dilarang bermain di tingkat internasional selama 5 tahun lamanya. Peristiwa ini bermula dari fans masing-masing klub yang saling mengejek dan melecehkan. Lalu tiba-tiba sekitar satu jam sebelum kick off kelompok hooligan Liverpool menerobos pembatas masuk ke wilayah tifosi Juventus. Tidak terjadi perlawanan karena yang berada di bagian tersebut bukanlah kelompok Ultras. Pendukung Juventus pun berusaha menjauh namun kemudian sebuah tragedi terjadi. Dinding pembatas di sektor tersebut roboh karena tidak kuasa menahan beban dari orang-orang yang terus beruhasa merangsek dan melompati pagar. Ratusan orang tertimpa dinding yang berjatuhan. Akibat peristiwa ini sebanyak 39 orang meninggal dunia dan 600 lebih lainnya luka-luka.
Meskipun terjadi peristiwa yang mengenaskan dengan jumlah korban yang begitu besar, panitia memutuskan untuk terus melanjutkan pertandingan. Kick off dilakukan setelah kapten kedua kesebelasan meminta penonton untuk tenang. Alasan lain adalah untuk meredam atmosfer kerusuhan yang mulai menyebar. Tifosi Ultras Juventus di bagian lain stadion sempat akan melakukan pembalasan. Mereka mencoba untuk bergerak ke arah pendukung Liverpool namun berhasil dicegah satuan keamanan. Dengan dimulainya pertandingan maka suasana bisa mulai dikendalikan. Pertandingan itu sendiri dimenangi Juventus dengan hasil akhir 1 – 0. Michel Platini mencetak gol semata wayang Juventus dari titik penalti setelah Michael Platini dilanggar oleh pemain Liverpool.

Sumber: https://dosenpendidikan.id/