Unsur-Unsur Lingkungan Hidup

Unsur-Unsur Lingkungan Hidup

NTH.Siahaan, merumuskan sebagai berikut :1. Semua benda berupa : manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, organisme, tanah,air, udara, rumah, sampah, mobil, angin, dan lain-lain yang keseluruhannyadisebut materi sedangkan satuan-satuannya disebut komponen.2. Daya yang disebut energi3. Keadaan, disebut juga kondisi atau situasi4. Prilaku / tabiat5. Ruang, yaitu wadah berbagai komponen berada6. Proses interaksi, disebut juga saling mempengaruhi atau biasa pula disebut jaringan kehidupan (Siahaan, 1987:3).Materi ialah segala sesuatu yang ada pada suatu tempat tertentu dan waktutertentu pula. Menurut pendapat tradisional semua benda terdiri empat macamyaitu api, air, tanah dan udara (Husein, 1992:8)Dalam perkembangan ilmu pengetahuan, 4 unsur tersebut tidak dapat bertahan untuk sebagai zat tunggal. Api bukan materi melainkan gejala panas,atau gejala cahaya. Tanah merupakan campuran berbagai unsur dan zat persenyawa. Air terbentuk dari persenyawa zat hidrogen dan oksigen. Udaramerupakan bermacam-macam gas, antara lain ialah gas hidrogen dan oksigen (H.Prawiro, 1988:12-13).

Energi dan materi memiliki hubungan yang erat sekali. Untuk memperolehmateri, orang harus makan. Dengan makanan tersebut timbullah energi yang memungkinkan dilakukannya aktivitas. Energi atau daya ialah sesuatu yang memberikan kemampuan untuk menjalankan sesuatu (aktivitas). Dalam alamsemesta ini sarat dengan energi yang mengejewantah dalam berbagai bentuk seperti cahaya dan radiasi lain, panas, daya gerak, daya potensial, daya kimia, danlain-lain.Ruang adalah tempat atau wadah komponen-komponen lingkungan hidup.Oleh karena itu, dimana terdapat komponen lingkungan hidup, berarti disituterdapat ruang atau wadah. Ruang atau wadah yang berada disekitar komponen lingkungan hidup itu mempunyai interaksi yang kuat yang merupakan satukesatuan antara komponen dan ruang atau wadahnya tersebut. Dengan demikianruang atau wadah adalah tempat berlangsungnya ekosistem antara komponenlingkungan dan ruang yang ditempatinya.Keadaan tersebut juga kondisi atau situasi. Keadaan memiliki ragam-ragamyang satu sama lain ada yang membantu kelancaran berlangsungnya proseskehidupan lingkungan, ada yang merangsang makhluk-makhluk untuk melakukansesuatu, ada pula yang mengganggu berprosesnya interaksi lingkungan dengan baik.

2.      Pembagian lingkungan hidup

L.L. Bernard dalam bukunya Introduction to Social Phychology, membagi lingkungan atas 4 macam yaitu :

1.      Lingkungan fisik atau organik, yaitu lingkungan yang terdiri dari gaya kosmik dan fisio-grafis seperti tanah, udara, laut, radiasi, gaya tarik, ombak.

2.      Lingkungan biologi atau organik yaitu segala sesuatu yang bersifat biotis berupa mikro organisme, parasit, hewan, tumbuh-tumbuhan, termasuk jugalingkungan pranata dan proses-proses biologi seperti reproduksi, pertumbuhan.

3.      Lingkungan sosial, yang terdiri dari fisio-sosial yang meliputi: kebudayaan materiil, seperti peralatan, senjata mesin, gedung-gedung dan lain-lain; lingkungan bio-sosila manusia dan bukan manusia yaitu manusia dan interaksinya terhadap sesamanya dan tumbuhan beserta hewan domestic damsemua bahan yang digunakan manusia yang berasal dari sumber organik. Lingkungan psiko-sosial yaitu yang berhubung dengan tabiat batin manusia seperti sikap, pandangan, keinginan. Hal ini terlihat melalui kebiasaan, agama, ideologi, bahasa, dan lain-lain.

4.      Lingkungan komposit yaitu lingkungan yang diatur secara instansional, berupa lembaga-lembaga masyarakat baik yang terdapat didaerah perkotaan, maupun di daerah pedesaan.

Pos-pos Terbaru