(WSO) WIFE-SEARCHING OPTIMIZATION alias Optimasi Pencarian

(WSO) WIFE-SEARCHING OPTIMIZATION alias Optimasi Pencarian

(WSO) WIFE-SEARCHING OPTIMIZATION alias Optimasi Pencarian

(WSO) WIFE-SEARCHING OPTIMIZATION alias Optimasi Pencarian
(WSO) WIFE-SEARCHING OPTIMIZATION alias Optimasi Pencarian

Mendengar istilah ini saya ketawa sendiri. Istilah yang ditelurkan seorang master Blogger Anggota Komunitas Blogger Jogja (KBJ) ini menyedot perhatian para anggota yang sebagian masih jomblo. Alih-alih membahas peningkatan traffic blog melalui optimasi mesin pencari (SEO), justru istilah itulah yang kemudian muncul sebagai kata yang sangat familiar ketika para anggota KBJ berkumpul d dunia maya. Sebenarnya, bagiamanakah tips mencari jodoh yang baik itu?

Tentu kita semua menyadari bahwa jodoh itu ada di tangan Tuhan. Bagaimanapun kita berjuang mencarinya, jika Tuhan belum meridhoi, tentu pasangan hidup itupun takkan kunjung datang. Namun begitu, kita tentu juga mengakui bahwa usaha ada di tangan manusia dan Tuhan lah yang menentukan hasil dari usaha tersebut; kata orang Barat sana “Man Purposes God Disposes.” Dengan demikian, kita juga harus berusaha mencari jodoh tersebut dengan upaya nyata alias tidak menunggu durian runtuh, tiba-tiba pasangan yang kita nanti-nantikan hadir di depan rumah untuk mengajak berumah tangga.

Menurut beberapa sumber yang pernah saya baca, ada beberapa tips ringan agar dalam berusaha mencari jodoh tersebut, kita mendapatkan hasil yang optimal. Jodoh adalah sebuah anugrah sekalgus amanah yang dikrim Tuhan untuk memberi warna bagi kehidupan kita. Untuk itu, dalam mencari jodoh, inilah beberapa hal yang hendaknya kita lakukan:
Carilah jodoh karena landasan tuntunan agama, bukan sekedar menuruti kebutuhan biologis yang sering kali hanya berorientasi fisik semata. Jodoh adalah pasangan hidup yang kita harapkan akan menemani perjalanan kita di semua alam;
Fokuskan diri pada perubahan kearah yang lebih baik. Mencari jodoh berarti kita harus menyiapkan diri untuk menerima perubahan hidup, dimana pasangan akan menjadikan hidup kita lebih berwarna, lengkap dengan suka dan dukanya;
Bersiaplah menerima pasangan apa adanya dan jangan pernah meminta dia sesuai yang kita harapkan. Manusia penuh dengan kekurangan, jangan pernah bercita-cita membentuk kharakter manusia seperti yang kita suka, terimalah dia dengan segala kekurangan dan kelebihannya karena manusia diciptakan berbeda;
Jangan risaukan usia karena dengan begitu, tekanan psikologis untuk cepat-cepat mencari pasangan hidup justru akan menelurkan hasil yang kurang optimal alias asal comot;
Jika pernah memiliki pacar atau pasangan sebelumnya, jangn pernah membandingkan pasangan baru dengan dia yang telah lalu karena pilih-pilih hanya akan mengurangi fokus kita dalam SWO tersebut;
Carilah teman sebanyak-banyaknya dan bangun kemampuan komunikasi melalui interaksi, khususnya di dunia maya yang menyimpan segudang rahasia sehingga sobat dapat mengenal beragam karakter dan perilaku. Kemampuan ini akan sangat membantu dalam proses pencarian pasangan nantinya;
Teruslah berusaha seraya berdoa agar sisa usia sobat dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk membangun hubungan yang harmonis dan berkah.

Sumber : https://rakyatlampung.co.id/faraway-4-apk/